Pengusiran Kapal China Oleh Filipina Didukung amerika Serikat




Ilustrasi kapal di Laut China Selatan (Sumber Foto : Tribunnews.com)


Bandung, KotNet - Pemgusiran 3 kapal penjaga Tiongkok di Laut China Selatan yang dilakukan Filipina mendapat dukungan dari Amerika Serikat.


"Amerika Serikat mendukung Filipina", kata Ned Price, juru bicara Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat pada Jum'at 19 November 2021 seperti yang dikutip AFP.


Pernyataan itu diutarakan setelah dua kapal Filipina terlibat bentrok dengan tiga kapal penjaga pantai China yang memasuki perairan negara Asia Tenggara di Laut China Selatan


Tiga kapal patroli China menembakkan meriam air ke dua kapal Filipina dalam perjalanan mereka menuju Second Times Shawl di Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri Filipina Theodoro Lopecin menuduh kapal China melakukan operasi "ilegal".


wilayah Second Thomas Shoal sebagai zona eksklusif ekonomi 200 mil laut. Area ini terletak di 105 mil laut (195 km) barat daya wilayah Filipina Palawan.

Manila sudah menduduki wilayah itu sejak 1999 usai sengaja mendaratkan kapal angkatan laut di karang.

Sementara itu, China bersikeras mengklaim hampir seluruh wilayah di Laut China Selatan, termasuk area yang diduduki Filipina.

Meski Pengadilan Arbitrase menolak klaim tersebut, Beijing tetap melakukan berbagai tindakan provokatif di perairan bersengketa itu.

Wilayah di Laut China Selatan menjadi rebutan beberapa negara seperti Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam. Negara-negara itu sering saling klaim atas area tertentu.

Filipina dan China sendiri sudah berulang kali bersitegang lantaran konflik Laut China Selatan.

Comments